Pembuat Topik: MITOS si meoong...  (Dibaca 2287 kali)

sarrah_manis

  • Lurah Prajurit
  • ***
  • Offline Offline
  • Tulisan: 103
  • hi....
    • WWW
MITOS si meoong...
« pada: Pebruari 21, 2009, 11:56:34 »

Kucing telah dipelihara oleh manusia setidaknya sejak zaman mesir kuno. Pada kebudayaan mesir kuno terdapat mitos yang terkenal mengenai seorang dewi berbentuk kucing bernama Bast. Bast adalah dewi pelindung rumah, kucing dan pelindung ladang dari serangan tikus, kadang-kadang mempengaruhi beberapa aspek dalam peperangan dan menjelma dalam bentuk singa betina.

Banyak orang mempercayai, kucing pertama kali dipelihara oleh manusia (didomestikasi) pada awal kebudayaan mesir kuno. Pada zaman tersebut kucing telah menyelamatkan kehidupan banyak dari kelaparan akibat serangan tikus. Mitos Dewi Bast muncul dari kekaguman manusia terhadap kucing sebagai hewan kesayangan. Bast adalah anak dari dewa matahari Ra dan banyak berperan penting dalam kepercayaan mesir kuno.

Beberapa hali sejarah menduga kucing yang hidup di pulai kenya yang terletak di kepulauan Lamu adalah keturunan terakhir langsung dari kucing Mesir kuno yang masih hidup hingga saat ini.

Beberapa kepercayaan kuno mempercayai kucing sebagai perwujudan dari jiwa/roh yang bertugas menemani dan membimbing  manusia.  Mereka dianggap mengetahui tentang segala sesuatu, tetapi mereka bisu sehingga tidak dapat mempengaruhi berbagai keputusan yang diambil manusia.

Di Jepang dikenal Maneki Neko (dalam bahasa jepang : neko=kucing), kucing yang menjadi simbol keberuntungan. Selain itu dikenal juga Muezza, kucing favorit Nabi Muhammad.

Sudah jadi cerita umum bahwa kucing mempunyai sembilan nyawa. Cerita itu muncul sebagai penghargaan manusia terhadap mahluk kucing yang mempesona, ketahanan tubuhnya, insting merawat dan membersihkan diri dan juga kemampuannya untuk selalu selamat bila jatuh dari ketinggian tanpa ada luka/cidera yang berarti. mengenai bener apa nggaknya, dia punya 9 nyawa..... kembali ke judul.. it's just MITOS..!!  :D :D

« Edit Terakhir: Pebruari 22, 2009, 01:08:13 oleh sarrah_manis »
Tercatat

Well done..!!

sarrah_manis

  • Lurah Prajurit
  • ***
  • Offline Offline
  • Tulisan: 103
  • hi....
    • WWW
MITOS si meoong...
« Jawab #1 pada: Pebruari 22, 2009, 10:01:06 »

Kucing, Felis silvestris-catus, adalah sejenis karnivora. Kata "kucing" biasanya merujuk kepada "kucing" yang telah dijinakkan, tetapi bisa juga merujuk kepada "kucing raksasa" seperti singa, harimau, macan dan sebagainya.

Kucing telah berbaur dengan kehidupan manusia paling tidak sejak 3.500 tahun yang lalu, ketika orang Mesir kuno menggunakan kucing untuk menjauhkan tikus atau hewan pengerat lain dari hasil panen. Saat ini, kucing adalah salah satu hewan peliharaan terpopuler di dunia. Kucing yang garis keturunannya tercatat secara resmi sebagai kucing ras atau galur murni (pure breed), seperti persia, siam, manx, sphinx. Kucing seperti ini biasanya dibiakkan di tempat pemeliharaan hewan resmi. Jumlah kucing ras hanyalah 1% dari seluruh kucing di dunia. Sisanya adalah kucing dengan keturunan campuran seperti kucing liar atau kucing kampung.  ;D
« Edit Terakhir: Pebruari 22, 2009, 12:56:59 oleh sarrah_manis »
Tercatat

Well done..!!

sarrah_manis

  • Lurah Prajurit
  • ***
  • Offline Offline
  • Tulisan: 103
  • hi....
    • WWW
MITOS si meoong...
« Jawab #2 pada: Pebruari 22, 2009, 10:01:49 »


Kucing peliharaan atau kucing rumah adalah salah satu predator terhebat di dunia. Kucing ini dapat membunuh atau memakan beberapa ribu spesies— kucing besar biasanya kurang dari 100. Tetapi karena ukurannya yang kecil, kucing tidak berbahaya bagi manusia— satu-satunya bahaya yang dapat timbul adalah kemungkinan terjadinya infeksi rabies akibat gigitan kucing. Kucing dapat berakibat fatal bagi suatu ekosistem yang bukan tempat tinggal alaminya. Pada beberapa kasus, kucing berperan atau menyebabkan kepunahan. Kucing menyergap dan melumpuhkan mangsa dengan cara yang mirip dengan singa dan harimau — menggigit leher mangsa dengan gigi taring yang tajam sehingga melukai saraf tulang belakang atau menyebabkan mangsa kehabisan napas dengan merusak tenggorokan.

« Edit Terakhir: Pebruari 22, 2009, 12:58:04 oleh sarrah_manis »
Tercatat

Well done..!!

sarrah_manis

  • Lurah Prajurit
  • ***
  • Offline Offline
  • Tulisan: 103
  • hi....
    • WWW
MITOS si meoong...
« Jawab #3 pada: Pebruari 22, 2009, 10:03:00 »


Tak seorang pun tahu kapan kucing ini mulai bercokol di bumi. Walaupun demikian, peneliti dunia masa silam meyakini bahwa nenek moyang kucing adalah Miacis, binatang liar pada masa Eosen yang sosoknya mirip musang, kira-kira 50 juta tahun silam.

Catatan paling awal tentang usaha domestikasi kucing adalah sekitar tahun 4000 SM di Mesir, ketika kucing digunakan untuk menjaga toko bahan pangan dari serangan tikus. Namun, baru-baru ini dalam sebuah makan di Shillourokambos, Siprus, bertahun 7500 SM, ditemukan kerangka kucing yang dikuburkan bersama manusia. Karena tikus bukanlah hewan asli Siprus, hal ini menunjukkan bahwa paling tidak pada saat itu, telah terjadi usaha domestikasi kucing. Kerangka kucing yang ditemukan di Siprus ini mirip dengan spesies kucing liar yang merupakan nenek moyang kucing rumahan saat ini
« Edit Terakhir: Pebruari 22, 2009, 12:58:59 oleh sarrah_manis »
Tercatat

Well done..!!

sarrah_manis

  • Lurah Prajurit
  • ***
  • Offline Offline
  • Tulisan: 103
  • hi....
    • WWW
MITOS si meoong...
« Jawab #4 pada: Pebruari 22, 2009, 10:03:38 »


Pada tahun 1.800-an ditemukan suatu kuburan atau tepatnya "situs" berisikan 300.000 mumi kucing dimana semuanya masih utuh menandakan dahulu kucing memang suatu hewan yang spesial. Orang Mesir kuno menganggap kucing sebagai penjelmaan dewi Bast, juga dikenal sebagai Bastet atau Thet. Hukuman untuk membunuh kucing adalah mati, dan jika ada kucing yang mati kadang dimumikan seperti halnya manusia.

« Edit Terakhir: Pebruari 22, 2009, 01:07:14 oleh sarrah_manis »
Tercatat

Well done..!!

sarrah_manis

  • Lurah Prajurit
  • ***
  • Offline Offline
  • Tulisan: 103
  • hi....
    • WWW
MITOS si meoong...
« Jawab #5 pada: Pebruari 22, 2009, 10:04:12 »

Di abad pertengahan, kucing sering dianggap berasosiasi dengan penyihir dan sering dibunuh dengan dibakar atau dilempar dari tempat tinggi. Beberapa ahli sejarah berpendapat bahwa takhyul seperti inilah yang menyebabkan wabah Black Death menyebar dengan cepat. Black Death diperkirakan merupakan sebuah wabah penyakit pes di Eropa pada abad ke-14. Cepatnya penyebaran wabah ini menyebabkan banyak orang waktu itu percaya bahwa setanlah yang menyebabkan penyakit tersebut. Pernyataan Paus menyebutkan bahwa kucing yang berkeliaran dengan bebas telah bersekutu dengan setan. Karena pernyataan ini, banyak kucing dibunuh di Eropa pada saat itu. Penurunan jumlah populasi kucing menyebabkan meningkatnya jumlah tikus, hewan pembawa penyakit pes yang sesungguhnya.
« Edit Terakhir: Pebruari 22, 2009, 01:05:31 oleh sarrah_manis »
Tercatat

Well done..!!

sarrah_manis

  • Lurah Prajurit
  • ***
  • Offline Offline
  • Tulisan: 103
  • hi....
    • WWW
MITOS si meoong...
« Jawab #6 pada: Pebruari 22, 2009, 10:06:27 »
Saat ini, orang masih percaya bahwa kucing hitam adalah pembawa sial sementara ada yang percaya bahwa kucing hitam justru membawa keberuntungan. Kucing juga masih diasosiasikan dengan sihir. Kucing hitam sering diasosiasikan dengan Halloween. Penganut wicca dan neopaganisme yang lain mempercayai bahwa kucing sebenarnya baik, mampu berhubungan dengan dunia lain, dan dapat merasakan adanya roh jahat.

Tercatat

Well done..!!

sarrah_manis

  • Lurah Prajurit
  • ***
  • Offline Offline
  • Tulisan: 103
  • hi....
    • WWW
MITOS si meoong...
« Jawab #7 pada: Pebruari 22, 2009, 10:09:24 »
nih kucing gede banget
« Edit Terakhir: Pebruari 22, 2009, 01:02:22 oleh sarrah_manis »
Tercatat

Well done..!!

sarrah_manis

  • Lurah Prajurit
  • ***
  • Offline Offline
  • Tulisan: 103
  • hi....
    • WWW
MITOS si meoong...
« Jawab #8 pada: Pebruari 22, 2009, 01:11:39 »


kenalin kucing gw.. tymoti hehehehehe numpang nampang..
;D ;D ;D
Tercatat

Well done..!!

dr.kuuki

  • Kawula
  • *
  • Offline Offline
  • Tulisan: 7
  • watashi wa L desu
Re:MITOS si meoong...
« Jawab #9 pada: Maret 02, 2009, 10:17:11 »
hahaha...namanya tymoti...
putih dan keliatan mahal renyah dan gurih :p

di mesir dipuja,di eropa dikutuk...
kalo kucing menurut kepercayaan jawa gmna kk?
katanya ada yang kembang telon ato gimanaa gitu trus ada efek2nya,tapi gtw jga saia :P
Tercatat
histori vitae magistre

serunting

  • Bekel
  • **
  • Offline Offline
  • Tulisan: 68
  • Mangekyou Sharingan!
Re:MITOS si meoong...
« Jawab #10 pada: Maret 02, 2009, 10:29:52 »
kalo kucing menurut kepercayaan jawa gmna kk?
katanya ada yang kembang telon ato gimanaa gitu trus ada efek2nya,tapi gtw jga saia :P
Iya nih, belum pernah denger mitos ttng kucing di jawa.
Toxoplasma
Tercatat
Happiness keeps u Sweet, Trials keep u Strong,
Sorrow keeps u Human , Failure Keeps u Humble,
Success keeps u Glowing, But only God Keeps u Going

sarrah_manis

  • Lurah Prajurit
  • ***
  • Offline Offline
  • Tulisan: 103
  • hi....
    • WWW
Re:MITOS si meoong...
« Jawab #11 pada: Maret 05, 2009, 10:32:27 »
dalam mitos jawa..
kucing hitam adalah jimat, yang dipercaya untuk memeperoleh kekayaan.
ciri kucingnya hitam kelam dan hanay satu buah titik putih di perutnya.

jika ada orang  meninggal lalu di langkahin kucing hitam legam tersebut, dipercaya si mayat bakalan hidup lagi..

entah benar atau tidak namanya juga mitos belaka...
. :D :D
Tercatat

Well done..!!

serunting

  • Bekel
  • **
  • Offline Offline
  • Tulisan: 68
  • Mangekyou Sharingan!
Re:MITOS si meoong...
« Jawab #12 pada: Maret 06, 2009, 09:17:11 »
Kalo di sumatra selatan, ada mitos kucing 2 warna bisa bawa keberuntungan.


Tapi kalo kucing2 warna lain, bakalan diperlakukan seperti ini:
 
Tercatat
Happiness keeps u Sweet, Trials keep u Strong,
Sorrow keeps u Human , Failure Keeps u Humble,
Success keeps u Glowing, But only God Keeps u Going