Selamat datang,
Pengunjung
. Silahkan
masuk
atau
mendaftar
.
September 07, 2010, 12:07:10
Home
Forum
Bantuan
Masuk
Registrasi
Forum
>
Nusantara Masa Purwa
>
NKRI
>
Perjuangan Diplomasi dilupakan ?
Reputasi
Tambahkan pada Reputasi:
Bagimana menurut anda tuliasn ini?
Saya Setuju
Saya Tidak Setuju
Komentar:
« sebelumnya
berikutnya »
Halaman: [
1
]
Cetak
Pembuat
Topik: Perjuangan Diplomasi dilupakan ? (Dibaca 919 kali)
cecep
Kawula
Offline
Tulisan: 5
Perjuangan Diplomasi dilupakan ?
«
pada:
Oktober 10, 2009, 10:49:00 »
LEBIH BAIK DI ATOM DARI PADA TIDAK MERDEKA 100 %...!!!
Itulah pekik semangat untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia ketika periode (menurut George Kahin) sebagai internal dynamic in the revolution. Periode ini adalah periode dimana para pemimpin perjuangan memperdebatkan jalan perjuangan yang harus ditempuh untuk mempertahankan Indonesia. Dua opsi yang menjadi perebatan yaitu perjuangan lewat perjuangan fisik atau perjuangan lewat diplomasi?.Jika dilihat sekilas memang itulah slogan yang populer dalam periode itu. Tetapi jika kita melihat keadaan pada waktu itu, kita sebenarnya tidak cukup mampu untuk melawan Belanda dan Sekutu melalui jalan perang fisik. Ada 2 alasan mendasar mengapa Indonesia lemah apabila melanjutkan perte,puran fisik. Pertama, logistik persenjataan Indonesia kalah telak dengan persenjataan Belanda dan Sekutu. ini menjadi kekhawatiran para pemimpin Indonesia karena berpotensi jatuhnya korban yang besar. Apabila begitu, siapa yang akan melanjutkan perjuangan Indonesia???. Yang kedua, Indonesia adalah negara bekas jajahan Belanda yang kemudia dikuasai oleh Jepang, ketika Jepang kalah otomatis seluruh negara yang dikuasai oleh Jepang diserahkan kepada sekutu. Disinilah fungsi diplomasi sebagai salah satu jalan untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Sebenarnya peran diplomasi yang digagas oleh Sukarno dan Hatta yang kemudian dijabarkan oleh Sutan Sjahrir sebagai Perdana Menteri pertama pada waktu itu sangat lah penting. Karena diplomasi itu adalah jalan satu-satunya bagi Indonesia yang baru merdeka untuk mendapatkan status de jure dari dunia Internasional. Hasan Wirajuda berkata: pada waktu itu Indonesia bukan hanya sedang menghadapi Belanda (penjajah) tapi Indonesia juga sedang menghadapi sistem internasional yang sulit ditembus. Jalan satu-satunya adalah dengan cara berdiplomasi baik itu diplomasi dengan Belanda, Sekutu ataupun dengan dunia Internasional. Jadi jangan lupakan peran diplomasi dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Jika kita melihat lebih dalam tentang diplomasi kta akan melihat betapa besarnya peran diplomasi dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Sukarno dan Hatta pada saat memproklamasikan Indonesia dianggap oleh Sekutu sebagai penjahat perang. Ada beberapa alasan mengapa Sukarno Hatta dianggap sebagai penjahat perang:
1. Sukarno dan Hatta adalah kolaborator pada saat Jepang berkuasa di Indonesia. Sukarno Hatta adalah dua tokoh yang bekerjasama dengan Jepang
2. Teks Proklamasi di buat di rumah pejabat Jepang
3. Undang-Undang Dasar 1945 dibuat oleh badan-badan bentukan Jepang BPUPKI dan PPKI
Untuk menghilangkan tuduhan Sekutu dan dunia Internasional, maka Sukarno mengeluarkan strategi berupa :
1. Rapat raksasa di lapangan Ikada (lapangan Banteng)
2. Berubahnya bentuk pemerintahan dari Presidensial menjadi Parlementer
Sukarno sengaja memilih Sutan Sjahrir sebagai Perdana Menteri pada saat itu, karena Sutan Sjahrir tidak bekerja sama dengan Jepang pada waktu Jepang berkuasa di Indonesia. Selain itu Sutan Sjahrir memiliki pandangan bahwa perjuangan tidaklah harus dengan jalan perang fisik, tetapi jalan diplomasi juga sangat penting.
Apabila Sukarno menginginkan perang fisik diutamakan, maka tentulah Sukarno akan memilih Tan Malaka untuk jadi Perdana Menteri pada saat itu. Tetapi Sukarno pada saat itu bisa melaihat lebih dalam strategi perjuangan yang harus ditempuh oleh bangsa ini.
Sebenarnya, perjuangan fisik dengan perjuangan diplomasi bagaikan dua sisi dalam satu mata uang. kedua jalan ini tidak bisa dipisahkan satu sama lain, karena keduanya memiliki fungsi dan peran masing-masing dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
«
Edit Terakhir: Oktober 10, 2009, 11:10:14 oleh cecep
»
Tercatat
Kopral Cepot
Mapatih
Lurah Prajurit
Offline
Tulisan: 214
Abdi Dalem Sang Prabu
Re:Perjuangan Diplomasi dilupakan ?
«
Jawab #1 pada:
Oktober 10, 2009, 11:55:41 »
Kang Cecep nu bageur hatur tangkyu sudah berbagi
Tercatat
Biar Sejarah Yang Bicara .....
www.serbasejarah.wordpress.com
cecep
Kawula
Offline
Tulisan: 5
Re:Perjuangan Diplomasi dilupakan ?
«
Jawab #2 pada:
Oktober 11, 2009, 11:04:12 »
sami-sami kang...ngiring gabung we... da sami peminat masa lalu...
Tercatat
Mat MUN_D
Kawula
Offline
Tulisan: 30
Hidup Mulia ........ Mati Syahid
Re:Perjuangan Diplomasi dilupakan ?
«
Jawab #3 pada:
Oktober 17, 2009, 02:41:42 »
bagus jiwa juang mu sangat menggentarkan musuh
Tercatat
Tegakanlah Islam pada dirimu.........
Maka akan tegak di dalam Negaramu....................
Halaman: [
1
]
Cetak
« sebelumnya
berikutnya »