ShoutBox
|
|
|
Cari
|
|
|
Hot Topik
|
|
|
Top Board
|
|
|
Yg Online
|
-
Pengunjung Online: 3
-
Pengguna Online: 0
-
Pengguna tersembunyi: 0
-
Total Pengguna: 3
|
Informasi
|
|
|
Warta
|
Suka sejarah dimaksudkan sebagai media diskusi bagi para peminat sejarah, yang mau belajar sejarah, dan siapapun yang mau berbagi tentang kesejarahan baik yang bersifat keIndonesiaan maupun dunia.
"sejarawan yang baik melihat masa sekarang dalam perspektif masa lalu dan sebaliknya meneliti masa lampau untuk kepentingan masa kini dan masa depan. Ramalan seorang sejarawan lebih berkaitan dengan proses perjalanan sejarah yang sering kali berulang. L’histoire se repete, kata orang Perancis. Itulah sebabnya, di negeri yang dulu dikenal sebagai negara tirai besi, seorang negarawan Rusia, Krouchtjev, sempat berujar, “Sejarawan adalah profesi yang ditakuti penguasa karena mereka bisa membongkar masa lalu dengan penjelasan yang tak terbantah.”
|
 |
Indian Sudah Memeluk Islam | 11 Des 09 |
Christoforo Colombo (lidah Barat menyebutnya “Christophorus Colombus”) merupakan anggota Knights of Christ, organisasi payung bagi pelarian Templar yang diburu para penguasa Eropa yang dipimpin Puas Clement IV dan Raja Perancis, King Felipe V, sejak tanggal 13 Oktober 1307.
Semasa mudanya, Colombus menjadi orang kepercayaan dari penguasa Italia, Rene d’Anjou yang merupakan Grandmaster Biarawan Sion. Biarawan Sion sendiri merupakan “Bapak” dari organisasi Knights Templar. Mereka inilah cikal-bakal gerakan Zionisme sekarang ini. Di dalam buku saya, “Knights Templar Knights of Christ” (2006), asal-muasal Colombus dipaparkan dengan lengkap.
Colombus menjejakkan kakinya di Amerika di akhir abad ke-15 Masehi. Lima abad sebelum Colombus tiba, para pelaut Muslim dari Granada dan Afrika Barat sudah menjejakkan kaki di daratan-benua yang masih perawan dan hanya ditinggali oleh suku-suku asli yang tersebar di beberapa bagiannya.
Imigran Muslim pertama di daratan ini tiba sekira tahun 900 Masehi sampai setengah abad kemudian pada masa kekuasaan Dinasti Umayyah. Salah satunya bernama Khasykhasy Ibn Said Ibnu Aswad dari Cordova. Orang-orang Islam inilah yang mendakwahkan Islam pada suku-suku asli Amerika. Sejumlah suku Indian Amerika pun telah memeluk Islam saat itu antara lain suku Iroquois dan Alqonquin.
Lalu, setelah jatuhnya Granada tahun 1492, yang kemudian disusul oleh gerakan Inkuisisi yang dilakukan Gereja terhadap orang-orang Islam dan Yahudi di Spanyol, maka imigran kedua tiba di Amerika sekira pertengahan abad ke-16 Masehi. Tahun 1539, Raja Spanyol, Carlos V, melarang bagi Muslim Spanyol hijrah ke Amerika.
Menurut prasasti berbahasa Arab yang ditemukan di Mississipi Valey dan Arizona, dikatakan jika orang-orang Islam yang datang ke daratan ini juga membawa gajah dari Afrika.
Colombus sendiri datang ke Amerika lima abad kemudian. Dalam ekspedisi pertamanya, Colombus dibantu dua...
|
|
|
 |
Protokol Zionis | 04 Des 09 |
Berikut ini dipaparkan Protokol Zionis versi Mayer Amshell Rothschild yang disusun tahun 1773 di Judenstrasse, Frankfurt, Jerman. Protokol ini terdiri dari 25 Butir, yang kemudian dibeberkan dalam Konferensi Zionis I tahun 1897 di Swiss. - Manusia itu lebih banyak cenderung pada kejahatan ketimbang kebaikan. Sebab itu, Konspirasi harus mewujudkan ‘hasrat alami’ manusia ini. Hal ini akan diterapkan pada sistem pemerintahan dan kekuasaan. Bukankah pada masa dahulu manusia tunduk kepada penguasa tanpa pernah mengeluarkan kritik atau pembangkangan? Undang-undang hanyalah alat untuk membatasi rakyat, bukan untuk penguasa.
- Kebebasan politik sesungguhnya utopis. Walau begitu, Konspirasi harus mempropagandakan ini ke tengah rakyat. Jika hal itu sudah dimakan rakyat, maka rakyat akan mudah membuang segala hak dan fasilitas yang telah didapatinya dari penguasa guna memperjuangkan idealisme yang utopis itu. Saat itulah, konspirasi bisa merebut hak dan fasilitas mereka.
- Kekuatan uang selalu bisa mengalahkan segalanya. Agama yang bisa menguasai rakyat pada masa dahulu, kini mulai digulung dengan kampanye kebebasan. Namun rakyat banyak tidak tahu harus melakukan apa dengan kebebasan itu. Inilah tugas konspirasi untuk mengisinya demi kekuasaan, dengan kekuatan uang.
- Demi tujuan, segala cara boleh dilakukan. Siapa pun yang ingin berkuasa, dia mestilah meraihnya dengan licik, pemerasan, dan pembalikkan opini. Keluhuran budi, etika, moral, dan sebagainya adalah keburukan dalam dunia politik.
- Kebenaran adalah kekuatan konspirasi. Dengan kekuatan, segala yang diinginkan akan terlaksana.
- Bagi kita yang hendak menaklukkan dunia secara finansial, kita harus tetap menjaga kerahasiaan. Suatu saat, kekuatan konspirasi akan mencapai tingkat di mana tidak ada kekuatan lain yang berani untuk menghalangi atau menghancurkannya. Setiap kecerobohan dari dalam, akan merusak program besar...
|
|
|
 |
SMB II, SANG PAHLAWAN | 22 Okt 09 |
23:37:20 oleh kemas-ari | Dilihat: 442 | Komentar: 4
SMB II, SANG PAHLAWAN
Oleh : Kemas Ari, S.Pd., M.Si. Penulis Adalah : Dosen dan Guru Sejarah pada Fakultas Adab IAIN Raden Fatah dan MAN 1 Palembang
Tanggal 10 Nopember bagi bangsa Indonesia adalah suatu hari yang khusus diberikan kepada para Pahlawan bangsa Ini, sudah banyak para tokoh negeri ini yang diberikan Tanda jasa sebagai Pahlawan Nasional termasuk Pahlawan Nasional dari Palembang yaitu Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) yang dikukuhkan oleh pemerintah berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor : 063/TK/tahun 1984 tertanggal 29 oktober 1984, dan dr. A.K. Gani.
Lahir di Palembang pada hari Ahad malam, Jam 9.00 (1 Rejeb 1181 H / 9 Februari 1768 M.). Semasa kecilnya Ia diberi nama Raden Hasan bin Sultan Muhammad Bahauddin, kemudian ditunjuk sebagai pewaris Kesultanan Palembang dengan gelar Pangeran Ratu. Setelah Ia dinobatkan menjadi Sultan Palembang pada tanggal 22 Zulhijjah 1218 H bertepatan tanggal 4 April 1803 bergelar Sultan Mahmud Badaruddin.
Selain sebagai Sultan Palembang Beliau adalah Al-Hafiz (Ulama) di Kesultanan Palembang-Darussalam, Namanya kini diabadikan sebagai nama Bandara Internasional di Palembang, dan Mata uang rupiah pecahan 10.000 yang dikeluarkan Bank Indonesia pada 20 Oktober 2005 yang diawali dengan usulan oleh Sultan Mahmud Badaruddin III Prabu Diraja.
(gambar SMB II yg diabadikan di Uang Rp.10.000,-
Ia menjadi Sultan Palembang menggantikan ayahnya di Kesultanan Palembang Darussalam (KPD) pada tahun 1803-1819, selama masa pemrintahannya telah menanamkan semangat perjuangan yang tak pernah menyerah. Penggambaran sikap ini dikatakan oleh orang Inggris sebagai harimau yang tidak pernah jinak (never a tame tiger) hal ini didasarkan pada pengalaman Inggris yang selalu kewalahan ketika menghadapi SMB II, bahkan Jenderal Meares dari Inggris yang sangat berambisi untuk menangkap SMB II tewas dalam satu pertempuran di daerah hulu kota P...
|
|
|
 |
Perjuangan Diplomasi dilupakan ? | 10 Okt 09 |
22:49:00 oleh cecep | Dilihat: 329 | Komentar: 3
LEBIH BAIK DI ATOM DARI PADA TIDAK MERDEKA 100 %...!!!
Itulah pekik semangat untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia ketika periode (menurut George Kahin) sebagai internal dynamic in the revolution. Periode ini adalah periode dimana para pemimpin perjuangan memperdebatkan jalan perjuangan yang harus ditempuh untuk mempertahankan Indonesia. Dua opsi yang menjadi perebatan yaitu perjuangan lewat perjuangan fisik atau perjuangan lewat diplomasi?.Jika dilihat sekilas memang itulah slogan yang populer dalam periode itu. Tetapi jika kita melihat keadaan pada waktu itu, kita sebenarnya tidak cukup mampu untuk melawan Belanda dan Sekutu melalui jalan perang fisik. Ada 2 alasan mendasar mengapa Indonesia lemah apabila melanjutkan perte,puran fisik. Pertama, logistik persenjataan Indonesia kalah telak dengan persenjataan Belanda dan Sekutu. ini menjadi kekhawatiran para pemimpin Indonesia karena berpotensi jatuhnya korban yang besar. Apabila begitu, siapa yang akan melanjutkan perjuangan Indonesia???. Yang kedua, Indonesia adalah negara bekas jajahan Belanda yang kemudia dikuasai oleh Jepang, ketika Jepang kalah otomatis seluruh negara yang dikuasai oleh Jepang diserahkan kepada sekutu. Disinilah fungsi diplomasi sebagai salah satu jalan untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Sebenarnya peran diplomasi yang digagas oleh Sukarno dan Hatta yang kemudian dijabarkan oleh Sutan Sjahrir sebagai Perdana Menteri pertama pada waktu itu sangat lah penting. Karena diplomasi itu adalah jalan satu-satunya bagi Indonesia yang baru merdeka untuk mendapatkan status de jure dari dunia Internasional. Hasan Wirajuda berkata: pada waktu itu Indonesia bukan hanya sedang menghadapi Belanda (penjajah) tapi Indonesia juga sedang menghadapi sistem internasional yang sulit ditembus. Jalan satu-satunya adalah dengan cara berdiplomasi baik itu diplomasi dengan Belanda, Sekutu ataupun dengan dunia Internasional. Jadi jangan lupakan peran diplomasi dalam memp...
|
|
|
 |
TNI, Sudirman, Tan Malaka | 10 Okt 09 |
Sejarah telah mencatat bahwa Panglima Besar TNI yang pertama adalah Jenderal Soedirman. buku-buku sejarah yang dipakai sebagai textbook untuk pelajar SD, SMP dan SMA, bahkan hingga perguruan tinggi menyebutkan bahwa Soedirman adalah seorang panglima besar yang mengayomi TNI, membawa TNI dan Republik Indonesia pada kemenangan atas perang kemerdekaan terhadap Belanda. dengan kata lain sejarah nasional Indonesia secara resmi telah mengumumkan bahwa Soedirman adalah "War Lord" nomer wahid di Indonesia tanpa tandingan.
penyajian teks sejarah yang fantastis ini sungguh menimbulkan TANDA TANYA bagi kalangan ilmuwan politik maupun sejarah di dalam negeri maupun luar negeri, seperti Herbert Feith, Harold Crouch, Ulf Sundhausen, Asvi Warman Adam, Kuntowijoyo, dan lain-lain. ada "tiga pertanyaan" (seperti "tiga pertanyaan" Sir Teabing kepada Prof. Langdon) yang seharusnya diajukan oleh rakyat Indonesia kepada TNI:
1. siapa sesungguhnya Soedirman? 2. mengapa Soedirman bisa "terpilih" menjadi Penglima Besar TNI? 3. angkatan bersenjata macam apakah TNI ini?
mari kita tela'ah jawaban dari masing-masing perntanyaan itu.
untuk pertanyaan pertama, rasanya cukup dengan membaca buku Harold Crouch, yang berjudul "Militer dan Politik di Indonesia" kita dapat menemukan jawabannya, yaitu Soedirman adalah seorang guru pada Sekolah Dasar Muhammdiyah di Yogyakarta pada masa kolonial Hindia Belanda, lalu menjadi Shodanco (Sersan Mayor) dalam pasukan PETA (Pembela Tanah Air) yang dibentuk oleh Jepang pada masa pendudukan tentara Jepang sepanjang Februari 1942 hingga Agustus 1945.
kemudian untuk menjawab pertanyaan kedua dan ketiga, mari kita tela'ah kembali proses sejarah kelahiran TKR.
setelah Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, maka dibentuklah TKR pada 5 Oktober 1945, dengan Soeprijadi (seorang anggota PETA) yang ditunjuk oleh Presiden Soekarno sebagai Kepala Staf TKR. tapi celakanya Soeprijadi tidak pernah men...
|
|
|
|